Puasa

Puasa Sehat Penuh Berkah dan Rahmat

Hari ini , umat muslim memasuki sebuah bulan yang senantiasa ditunggu  dalam kehidupannya yaitu bulan Ramadhan. Selaku muslim yang takwa , sudah siapkah Anda memersiapkan diri secara kesehatan  untuk menjalani puasa dibulan Ramadhan kali ini ? Kebanyakan  orang  mempersiapkan  puasa Ramadhan seperti biasanya  saja. Sebab, puasa Ramadhan adalah kegiatan rutin yang sudah bertahun-tahun dijalani. Ibaratnya,kegiatan puasa adalah sebuah kegiatan yang sudah rutin dan sudah sangat terlatih. Yang perlu diwaspadai adalah tahun-tahun yang lalu mungkin tubuh Anda masih sehat. Tidak ada gangguan kesehatan apapun. Namun tahun ini, berbagai penyakit mungkin sudah mulai mendera. Ada kolesterol, asam urat, penyakit lambung (maag), hipertensi  dan lain sebagainya.

Bagaimana cara menyiasati hal ini agar puasa kita tetap berjalan dengan  lancar dalam keadaan sehat walafiat? Tentunya, kita akan semakin yakin dan semangat untuk menjalankan puasa Ramadhan kali ini bila memahami manfaat  puasa dari sisi kesehatan.

Sebenarnyalah , dilihat dari sisi kesehatan, kegiatan puasa justru akan meningkatkan kesehatan kita.

Pertama , puasa bisa  menghindarkan serangan stroke.

Berdasarkan hasil penelitian, disaat puasa, kadar HDL naik (HDL : kolestrol baik) dan LDL  turun (LDL : kolesterol jahat) . Tekanan darah juga turun. Dengan adanya penurunan kadar kolesterol dan tekanan darah  bisa meminimalkan adanya serangan stroke.

Kedua, saat puasa gula darah dan tekanan darah stabil. Hal ini membuat emosi stabil, tidak mudah marah  dan kondisi jiwa  menjadi tenang.

Ketiga, lambung mempunyai waktu untuk beristirahat sehingga kondisinya bersih dari racun dan terhindar dari sakit lambung serta penyakit  kanker usus.

Keempat, melalui kegiatan puasa bisa dipakai sebagai sarana untuk menjaga kestabilan gula darah.  Pada saat itu, kelenjar pankreas  yang berfungsi mengubah gula menjadi tenaga dalam kondisi beristirahat. Dengan demikian, puasa juga bisa dipakai sebagai salah satu cara untuk mengobati  sakit  Diabetes Melitus.

Kelima, pada saat puasa metabolisme tubuh beristirahat. Dalam kondisi seperti ini, senyawa oksigen dalam tubuh yang bersifat racun menurun. Hal ini mengakibatkan daya tahan tubuh menjadi meningkat.

Keenam, pada saat lapar dan dahaga tubuh tidak memperoleh pasokan energi dari luar. Untuk memenuhi hal ini, tubuh akan  mengambil pasokan energi dari lemak  dalam tubuh. Dengan sendrinya, lemak dalam tubuh menyusut  dan pada akhirnya berat badan berkurang. Selama sebulan berpuasa di bulan Ramadhan biasanya berat badan berkurang antara 4 -5 kg. Hal ini akan sangat bagus untuk mereka yang mempunyai problem kelebihan berat badan atau obesitas. Kita semua tahu bahwa kegemukan bisa menimbulkan banyak masalah kesehatan. Disamping itu, secara estetika juga kurang baik apalagi bagi kebanyakan wanita yang masih senang memperhatikan masalah penampilan.

Jadi, setelah kita paham manfaat puasa tentunya kita menjadi lebih bersemangat untuk menunaikan ibadah puasa  bukan ? Tetapi bagaimana caranya agar  kita dapat menjalani puasa dengan tetap sehat ?

Berikut ini tipsnya.

1. Selaraskan  otak dan kalbu  sehingga niat puasa menjadi sungguh-sungguh  bermakna. Pada hakekatnya semua kegiatan dilandasi dari niat. Niat yang baik harus didukung oleh otak agar dapat  mewujudkannya dengan baik.

2. Makan sahur  1 jam menjelang  imsya’ sehingga kita mempunyai cadangan energi  yang cukup untuk sehari itu karena masa puasa tidak terlalu panjang.

3. Lengkapi makanan dengan gizi seimbang  : karbohidrat, sayuran, protein dan buah. Hiromi Shinya, MD ,seorang  Guru besar Kedokteran Albert Einstein College of Medicine, USA, ahli lambung dan usus,  menulis dalam bukunya yang terkenal The Miracle of Enzym  bahwa menu makanan yang baik terdiri dari  85% makanan  nabati  ( 50% biji-bijian, 30% sayuran hijau dan kuning, 5% buah-buahan ) dan 15% protein hewani ( ikan,telur, susu kedelai, keju kedelai ).  Daging unggas seperti ayam dan  bebek porsinya sedikit saja. Sedangkan daging sapi dan domba harus dibatasi atau dihindari sama sekali.

4. Segera berbuka waktu maghrib dengan makan kurma atau makanan manis untuk meningkatkan energi.

5. Minum air putih yang cukup jumlahnya agar proses metabolisme tubuh tetap terjaga dengan baik.

6. Berhenti makan sebelum kenyang karena lambung baru saja istirahat seharian.

“Dan makan minumlah dan jangan berlebihan. Sesungguhnya  Allah  tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan “(Q.S 7:31)

 

7. Lakukan senam ringan setiap hari agar badan senantiasa bugar.

8. Lakukan aktivitas harian seperti biasa karena bekerja juga merupakan kegiatan ibadah.

Akhirul kata, mari kita sambut bulan suci Ramadhan 1432 H  dengan penuh sukacita .

Jalani   secara sungguh-sungguh  kegiatan   P U A S A kali ini dengan  makna :

P               :  Penuhi  hari –hari  Anda dengan rasa syukur, cinta dan bahagia karena hal ini  akan

meningkatkan factor enzyme tubuh sehingga tingkat kesehatan menjadi meningkat.

U               :  Usahakan shalat wajib tepat waktu dan  berjamaah. Shalat tarawih dan shalat  sunah lainnya

serta kegiatan ibadah yang terkait  hendaknya  ditunaikan  dan  dijalankan dengan penuh

keikhlasan.  Rasa ikhlas merupakan landasan dari  rasa syukur dan sikap ini merupakan intinya

beribadah.

A               :  Amal  shaleh dan sedekah ditingkatkan karena pada bulan ini  merupakan waktu emas untuk

melakukan amal kebaikan.

S                :  Sayangi lambung dan tubuh Anda dengan memperhatikan makanan dan minuman sehat

dengan gizi seimbang. Lambung yang baik merupakan salah satu ciri kesehatan tubuh yang

baik.

A               :  Aktivitas sehari-hari hendaknya dilakukan seperti hari-hari  sebelumnya dan berolah ragalah

secukupnya  untuk    menjaga kebugaran tubuh. Didalam tubuh yang sehat dan bugar

memudahkan kita dapat melakukan ibadah dengan sempurna.

Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan  1432 H.

Semoga Allah  swt memberikan berkah, rahmat, manfaat, ampunan, kesehatan dan kesejahteraan untuk kita semua.


Tulisan ini telah dimuat 
di Harian Galamedia Bandung
Ramadhan 1432 H
oleh Toto Suhendro