11 Kurma

Si Manis Dari Timur Tengah

“Dan Dialah yang menjadikan tanam-tanaman  yang merambat dan yang tidak merambat, pohon kurma, tanaman yang beraneka ragam rasanya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak serupa (rasanya). Makanlah buahnya apabila ia berbuah dan berikanlah haknya (zakatnya) pada waktu memetik hasilnya, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS.Al An’am, ayat 141)

Ada buah yang selalu menjadi primadona dibulan Puasa. Keberadaannya yang banyak  menjadi pertanda bahwa Ramadhan telah datang. Mudah didapat, banyak pilihannya. Itulah kurma , si manis legit dari Timur Tengah. Merupakan jenis buah yang namanya paling banyak disebut dalam  Al Qur’an. Bagi kebanyakan orang menjadi hidangan yang pertama kali disantap saat buka puasa tiba.

Asal  muasal  kurma.

Bahasa Arabnya  Tamr ,  menyandang  nama latin Phoenix dactylifera.Tempat asalnya tidak diketahui karena telah sejak lama dibudidayakan.Kemungkinan berasal dari tanah sekitar  Teluk Persia. Telah menjadi makanan pokok di Timur Tengah selama ribuan tahun lamanya.Terdapat bukti arkeologi adanya budidaya kurma  di bagian Arab timur pada tahun 6.000 SM. Orang Arab menyebarluaskannya  ke Asia Selatan, Asia Barat daya, Afrika Utara, Spanyol dan  Italia. Bangsa Spanyol memperkenalkannya ke  Mexico dan  California pada tahun 1765.

Merupakan tanaman tradisional yang penting di Turki, Iraq, Arab, Afrika Utara sampai ke Maroko. Di negara-negara Islam, kurma dan yogurt serta susu adalah makanan tradisional yang utama untuk berbuka puasa pada saat bulan Ramadhan. Juga dibudidayakan di Amerika Serikat pada bagian selatan California, Arizona dan bagian selatan Florida.

Makanan  olahan dari kurma

Kurma diproses menjadi berbentuk pasta yang disebut “ajwa”, olesan, sirup kurma atau “madu” yang disebut “dibs” atau “rub”. Inovasi olahan terbaru antara lain kurma berlapis cokelat seperti gula-gula dan produk-produk lain seperti  jus kurma bersoda. Biasa digunakan di beberapa negara-negara Islam sebagai sampanye versi non-alkohol pada  acara-acara khusus seperti Ramadhan. Kurma roti kacang dan berbagai  jenis kue dari kurma, sangat populer di Amerika Serikat terutama menjelang hari-hari libur.

Kandungan  kurma.

Kurma matang dibagi menjadi 4 golongan. Dikenal di seluruh dunia dengan menggunakan penamaan bahasa Arab  yaitu : kimri (muda), khalal (berukuran penuh), rutab (matang, lembut), tamr (matang, dikeringkan dengan bantuan matahari).

Dalam 100  gram kurma kering terdapat kandungan energi 280 kcal, karbohidrat 75 gr, gula 63 gr, dietary fibre 8 gr, lemak 0,4 gr, protein 2,5 gr, air 21 gr,vitamin C 0,4 mg, manganese 0,262 gr. Sebagian besar zat gulanya sudah diolah secara alami sehingga  tidak berbahaya bagi kesehatan.Seperti halnya gula pada buah-buahan yang dinamakan fruktosa, zat ini mudah dicerna dan dibakar oleh tubuh. Hal ini  akan menghasilkan tenaga yang tinggi tanpa menyusahkan  tubuh untuk mengolahnya menjadi gizi yang baik. Itu sebabnya, kurma dianggap sebagai buah yang ideal untuk hidangan berbuka puasa maupun sahur. Kurma juga bermanfaat untuk  menguatkan sel-sel usus, membantu melancarkan saluran kencing, menguatkan rahim terutama saat persalinan, mencegah serangan stroke, memelihara kelembaban dan kejelian mata, membantu pertumbuhan tulang, metabolisme lemak,kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit dan menenangkan sel-sel syaraf .

Jadi, ….kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus gula-gula. Nah, apa salahnya Anda siapkan selalu buah kurma di meja makan baik selama Ramadhan maupun sesudahnya.


Tulisan ini telah dimuat 
di Harian Galamedia Bandung
Ramadhan 1432 H
oleh Toto Suhendro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *