18 Sendi

Nyeri Sendi? Sakit Sekali

Saat bangun tidur, pernahkah Anda merasa pegal-pegal dan nyeri pada persendian pergelangan kaki? Saat sholat pada posisi sujud apakah lutut Anda terasa sakit sekali ?Mungkin Anda mengira, ini semua karena penyakit asam urat?  Pasien yang datang ke klinik pengobatan herbal TOGAPURI, banyak yang mengeluh dan berpendapat seperti  itu.  Setelah mereka periksa asam uratnya di  laboratorium, ternyata kondisinya baik-baik saja. Banyak orang yang mengira bahwa  sakit persendian, kaku, nyeri dan pegal-pegal yang biasa disebut Rematik disebabkan oleh asam urat. Kenyataanya, sakit persendian banyak macamnya. Yang diakibatkan oleh asam urat hanya sekitar 10% saja. Rematik memang tidak mematikan namun  membuat produktivitas menurun bahkan  bisa menyebabkan cacat  tubuh.

 

Rematik.

Merupakan penyakit kelainan sendi nomor satu di dunia.Jumlah penderitanya terus meningkat setiap tahun. Namun sayang, pemahaman dan perhatian masyarakat terhadap penyakit ini masih belum memadai.

Secara umum nyeri sendi dibagi menjadi 3 jenis. Pertama, nyeri sendi yang gejalanya hanya terasa pegal-pegal. Kedua,  nyeri sendi non inflamasi, yakni adanya nyeri sendi yang disertai gangguan gerak tapi tidak disertai peradangan yang nyata. Biasanya ini adalah nyeri sendi akibat pengapuran atau faktor usia. Ketiga, adalah nyeri sendi yang disertai peradangan nyata, yakni ada bengkak, rasa panas, dan kemerahan. Menurut penjelasan Prof. Dr.Harry Isbagjo, Sp.PD-KR, nyeri sendi tersebut merupakan gejala dari Artritis Reumatoid (AR). “Berbeda dengan rematik biasa, Artritis Reumatoid (AR) bukan diakibatkan gangguan pada persendian. Ini adalah penyakit autoimun, di mana sistem imun salah mengenal dan menyerang jaringan tubuh yang normal. Mula-mula hanya bengkak, lama kelamaan anggota tubuh menjadi bengkok hingga akhirnya cacat,” lanjut  Prof.Dr.Harry Isbagjo, Sp.PD-KR, mantan Ketua Umum Ikatan Reumatologi Indonesia.”Banyak sekali pasien yang datang dengan kondisi penyakit sudah parah, sehingga kebanyakan duduk di kursi roda, dipapah atau memakai tongkat,” katanya.Ia menyarankan agar setiap keluhan nyeri sendi ditanggapi serius. Nyeri sendi juga bisa disebabkan oleh penyakit di luar rematik, seperti penyakit leukimia atau lupus.

”Rematik merupakan penyakit yang dianggap sepele. Saat orang menginjak usia lanjut, yang dikeluhkan adalah kekakuan sendi atau otot,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Masyarakat Peduli Rematik Indonesia (PB Permari) Endang B Purnomo di Jakarta (4/09).

Penyakit rematik dapat dicegah, tetapi hanya pencegahan sekunder, seperti dengan berolahraga. Melalui berolahraga, andai kemudian terkena rematik dampaknya tidak terlalu berat.

Dokter Siti Anissa Nuhonni dari Departemen Rehabilitasi Medik RSCM Jakarta mengatakan, secara umum orang mulai menderita penyakit rematik saat menginjak usia 30 tahun. Berdasarkan data pasien yang dirawat di RSCM, rematik umumnya menyerang bagian lutut dan penderitanya sebagian besar perempuan di atas 50 tahun. Kalau menyerang pada usia muda, rematik bisa menimbulkan peradangan dan kecacatan fisik.

 

Mitos dan Fakta rematik.

Di masyarakat, masih terus berkembang mitos dan anggapan yang salah mengenai penyakit ini. Padahal mitos-mitos ini menyesatkan bila dikaji dari sisi medis dan bisa merugikan penderita.
Ahli penyakit dalam dan rheumatolog dari Divisi Rheumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr. Bambang Setyohadi, menjelaskan mitos  dan fakta seputar penyakit rematik sebagai berikut :

1. Sering mandi malam di usia muda memicu rematik di usia tua. Faktanya, sejauh ini belum ada bukti yang menguatkan bahwa mandi malam akan menyebabkan penyakit reumatik. Pada prinsipnya mandi malam atau mandi air dingin tidak menyebabkan rematik.

2. Makan kangkung atau bayam menyebabkan  rematik.  Tidak ada hasil penelitian yang menghubungkan antara bayam atau kangkung dengan resiko rematik.

3. Semua penyakit rematik disebabkan asam urat. Faktanya, hanya sekitar 10 persen saja pengidap rematik yang asam uratnya tinggiBanyak pasien yang asam urat tinggi justru tidak mengalami rematik,” kata Dr.Bambang S.  Menurutnya,  asam urat dalam darah yang tinggi belum tentu akan menyebabkan rematik.

4. Penyakit rematik adalah penyakit tulang.  Faktanya rematik adalah penyakit yang menyerang persendian tulang dan terdiri dari berbagai jenis diantaranya adalah osteoartritis dan reumatoid arthritis (RA).

5. Penyakit rematik hanya mengincar lansia. Faktanya, rematik menyerang semua orang, tua maupun muda baik pria maupun wanita tergantung pada jenis penyakit rematiknya.

6. Penyakit rematik adalah keturunan. Faktanya, rematik tidak selalu diturunkan secara langsung dari orang tua ke anak.

7. Sakit pada tulang di malam hari adalah tanda gejala rematik. Faktanya, gejala-gejala yang umumnya terjadi pada penderita rematik adalah pegal-pegal dan peradangan pada sendi (merah, bengkak, nyeri, terasa panas dan umumnya sulit digerakkan). Gejala ini tidak terbatas pada malam hari namun  bisa menyerang setiap saat.

 

Gejala rematik.

Secara umum ,gejalanya  nyeri atau kaku sendi.Kadang disertai pembengkakan ,kemerahan (arthritis),kaku pinggang atau leher,gerakan sendi menjadi terbatas,nyeri gerak sendi dan nyeri otot.Pada penyakit rematik yang bersifat sistemik biasanya disertai gejala : demam, lemah, bengkak tubuh sesak dan radang mata.

 

Jenis penyakit rematik

Menurut WHO ada sekitar 150 jenis penyakit (pendapat lain, menyebutkan lebih dari 200 jenis) yang dikelompokkan menjadi : penyakit degenerative (osteoarthritis),penyakit jaringan ikat (penyakit otoimun),Penyakit spondiloartropati,penyakit metabolic (asam urat = gout arthritis),penyakit akibat infeksi,penyakit extra artrikuler (otot, tendon, tulang),penyakit akibat kerja/trauma,penyakit Fibromyalgia dan penyakit akibat keganasan.

 

Penyebab penyakit rematik

Beberapa penyakit rematik yang sudah diketahui penyebabnya : osteoarthritis karena kegemukan, gout karena asam urat.Kelompok penyakit otoimun, diduga ada kaitan antara genetik, lingkungan dan infeksi. Menurut Dewan Pakar PB PERMARI (Perkumpulan Masyarakat Peduli Rematik Indonesia),dr Bambang Setyohadi SpPD, penyebab rematik antara lain aktivitas yang dilakukan secara berulang atau sering, pengapuran, dan asam urat. Penyakit rematik tertentu punya faktor risiko ras. Penyakit asam urat sangat tinggi pada masyarakat Batak, Toraja, dan Minahasa. Ketiga suku bangsa ini ternyata satu rumpun.

 

Bagaimana diagnosis penyakit rematik ?

Melalui riwayat penyakit,pemeriksaan klinik,pemeriksaan foto radiology, CT scan, MRI dan Laboratorium yang meliputi  darah lengkap : Hb, Lekosit, trombosit, LED,urinalisis : protein, bilirubin, urobilin, tanda infeksiantibody : ANA, dsDNA, Rematoid factor. CRP, CCP, Complement dan analisa cairan sendi.

 

Pengobatan Rematik dengan herbal.

Tanaman obat yang bisa dimanfaatkan, antara lain : brotowali (Tinospora crispaL), daun dewa (Gynura segetum (Lour) Merr), gandarusa (Justicia gendarusa L), kapulogo (Amomum cardamomum), sidaguri (Sida rhombifolia L).Buah dan sayuran untuk mengobati rematik karena asam urat diantaranya buah naga, nanas, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai, dan tomat.

Berikut resep Jus Nanas untuk penderita rematik karena asam urat  (2 gelas).Bahan : 1/2 buah nanas, potong-potong + 2 iris melon, korek bulat dengan sendok cocktail + 1 gelas es serut.

Cara Membuat: Nanas blender halus kemudian  tambahkan melon.  Sajikan didalam gelas berisi es serut .  Mudah kan ? Selamat mencoba, semoga lekas sembuh.


Tulisan ini telah dimuat 
di Harian Galamedia Bandung
Ramadhan 1432 H
oleh Toto Suhendro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *