12 Sumo

Makanan Salah Tubuh Bermasalah

Popi Makan, Lusi Hidup.

Selaku Pengobat holistik ( Pengobat dengan metode terapi menyeluruh) yang berbasis herbal , saya sering ditanya oleh para pasien. Pertanyaan mereka adalah apa yang menyebabkan timbulnya penyakit ?. Menurut hemat saya, berdasarkan pengamatan dan pengalaman menangani pasien selama ini, secara umum penyakit timbul karena Popi Makan Lusi Hidup. Lho,..?? Jenis bakteri apa ini ? Jangan panik dulu! Itu adalah singkatan  kata hasil rekaan saya supaya gampang diingat. Secara prinsip ada 4 hal yang bisa menyebabkan kita disinggahi penyakit. Pertama adalah Pola Pikir yang disingkat Popi. Coba kalau kita kita punya masalah berat, misal sedang berurusan dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) pastinya susah tidur dan nggak enak makan. Jadi, penyakit akan gampang datang dong..!. Kedua, Pola Makan. Biar gampang mengingat, diambil kata Makan nya saja. Bayangkan , pola makan sehari-hari kita ambaradul. Hobi mengkonsumsi  makanan mengandung banyak lemak, tidak suka sayur, kurang suka buah, banyak makan camilan yang mengandung tinggi garam dan gula serta cara mengunyahnya tidak lembut. Hayoo, apa jadinya kondisi perut kita ? Ketiga yaitu Polusi yang disingkat jadi Lusi. Baik didalam rumah, apalagi diluar rumah kondisi udara, lingkungan dan cuaca saat ini berpotensi banyak  debu, virus dan bakteri. Hal ini menyebabkan kita jadi gampang sakit. Yang keempat atau terakhir yakni Pola Hidup yang disingkat  Hidup.  Kita sering mempraktekkan pola hidup yang tidak benar seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, tidak pernah olah raga, kurang tidur, kurang istirahat, banyak tekanan atau stress, tidak bisa mengendalikan emosi, dendam berkepanjangan, iri, dengki dll. Kebiasaan ini tentunya akan menyebabkan kondisi metabolisme tubuh dan kejiwaan kita menjadi terganggu.

Pola Makan

Diantara 4 hal penyebab  hadirnya penyakit,yang paling sering ditemui  adalah pola makan. Kenapa ? Masalah makan atau urusan perut adalah  merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan kita yang tidak bisa dihindarkan. Coba Anda tidak makan dan minum selama sebulan , apa jadinya?. Mau ? Bahkan, banyak diantara kita yang punya hobi makan sehingga kerjaannya adalah berburu makanan  enak dan unik. Istilah kerennya adalah wisata kuliner. Maka bermunculanlah bisnis kuliner mulai dari warung-warung tenda hingga  resto besar  di hotel-hotel berbintang. Hati-hati, bagi Anda yang doyan makan karena jaman sekarang banyak pembunuh gelap yang bersembunyi dipiring-piring makanan. Tidak percaya ? Banyak orang sakit gara-gara terlalu sering makan enak. Adanya perubahan gaya hidup dari pola makan tradisional yang banyak mengandung sayur dan lalap mentah menjadi masakan siap saji yang mengandung banyak lemak dan tinggi garam menyebabkan potensi  timbulnya penyakit kolesterol.  Penyakit ini biasa dijuluki sebagai “penyakit makan enak.”atau penyakitnya orang-orang yang sudah mapan. Bila seseorang karena hobinya makan enak dan akhirnya bermasalah dengan kolesterolnya  maka bersiap-siaplah untuk menerima kehadiran penyakit lain. Kolesterol sering dianggap sebagai  pemicu dari timbulnya penyakit hipertensi, jantung dan diabetes mellitus. Sering dijumpai pasien yang ketahuan bermasalah  dengan jantungnya ( penyakit jantung koroner) ternyata  dipicu karena adanya  kondisi kolesterolnya yang tinggi. Dan kondisi kolesterol seperti ini,sering  tidak diketahui karena gejalanya banyak tidak dipahami.

Penyakit Kolesterol.

Apa yang dimaksud dengan  kolesterol ? Kolesterol adalah zat berwarna putih seperti lilin yang dapat ditemukan disetiap sel tubuh. Merupakan salah satu komponen lemak  selain asam lemak bebas, trigliserida dan fosfolipid.Diproduksi oleh hati, berfungsi untuk membangun dinding sel, memperkuat membran sel serta  membuat hormon-hormon tertentu seperti hormon steroid. Pada dasarnya, kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat hormon dan vitamin D serta merupakan bagian asam empedu yang memecah lemak dalam sistem pencernaan. Kebutuhan kolesterol dalam tubuh sebenarnya sudah tercukupi dari lemak yang diproduksi oleh hati. Namun jika mengkonsumsi makanan lemak jenuh berkadar tinggi maka hati akan memproduksi kolesterol lebih banyak lagi. Hal ini  menyebabkan kolesterol yang berlebih. Kondisi ini menjadikan  tak digunakan sesuai fungsinya dan akan bercampur dalam darah (lemak darah). Kadar kolesterol  yang berlebihan didalam darah dapat menimbulkan endapan-endapan lemak yang menempel pada dinding pembuluh darah. Endapan lemak ini akan  membentuk bekuan dan plak yang menyumbat arteri. Akibatnya aliran darah ke jantung menjadi terputus . Kondisi ini menyebabkan  serangan jantung atau bahkan  menghambat peredaran darah menuju otak (aterosklerosis) yang akan memicu penyakit stroke.

Untuk menghindari penyakit kolesterol maka kita perlu mengetahui dan  memperhatikan makanan yang mengandung kolesterol apa saja yang aman untuk dikonsumsi karena kolesterol merupakan biang keladi dari penyakit degenaratif.  Pasalnya,aterosklerosis bisa terjadi pada arteri di otak, jantung, ginjal dan  organ vital lainnya. Nah, lho.. serem kan akibat kolesterol  yang  berlebihan ? Ini semua bisa terjadi karena pola makan yang salah.

Gejala Kolesterol tinggi.

Gejala yang terjadi sering tidak spesifik. Namun sebagian orang sering merasa pegal-pegal dan pusing kepala.Hal ini terjadi karena kurangnya oksigen sebagai akibat aliran darah menjadi kental. Kekentalan ini terjadi karena adanya kadar kolesterol yang tinggi didalam darah.

Kadar kolesterol dibagi menjadi dua bagian. Pertama, HDL (High Density Lipoprotein), kolesterol baik . Merupakan lemak yang dapat melarutkan kandungan lemak jenuh sehingga  mampu  membersihkan pembuluh  darah arteri. Yang kedua, LDL (Low Density Lipoprotein), kolesterol jahat. Merupakan lemak jenuh yang bisa menyebabkan plak atau endapan sehingga menyumbat di pembuluh darah arteri. Lemak jenis ini biasanya bersumber dari makanan  hewani dan produk makanan olahannya seperti daging, produk susu,keju, mentega,kripik dan junkfood. Beberapa minyak dari tumbuhan juga berpotensi memiliki kadar lemak jenuh tinggi seperti minyak dari kelapa dan sawit.

Profil lemak dalam tubuh yang dinginkan adalah : kadar kolesterol total < 200 mg/dL, kadar kolesterol LDL < 100 mg/dL, kadar kolesterol HDL > 40 mg/dL dan kadar trigliserida < 150 mg/dL.

Penyebab penyakit kolesterol tinggi.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa penyakit kolesterol hanya dialami oleh orang yang sudah tua atau berbadan gemuk saja. Namun kenyatannya mereka yang usianya relatif masih muda dan tidak gemuk juga terkena penyakit ini. Namun secara umum  kebanyakan  terjadi karena : pola makan yang tidak seimbang, kelebihan berat badan (obesitas), faktor keturunan, kebiasaan merokok dan tidak pernah berolah raga.

 

Pengobatan dengan herbal.

Didalam ilmu pengobatan  herbal,  banyak buah dan sayur  bisa dimanfaatkan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Bisa merupakan obat tunggal maupun ramuan. Misalnya : Alpukat (Persea gratissima), Asam jawa (Tamarindus indica), Jamur kuping hitam (Auricularia auricula), Belimbing manis (Averrhoa carambola), Buncis (Phaseolusvulgaris), Jagung (Zea mays), Rumput laut (Laminaria japonica), Salam (Syzygium polyanthum), Seledri (Apium graveolens) dan Pepaya (Carica papaya).

 

Tips untuk menrunkan kadar kolesterol.

Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Diantaranya : Kurangi  konsumsi lemak jenuh dan kolesterol, tingkatkan konsumsi buah dan sayuran, tingkatkan aktivitas fisik, raih berat badan ideal, stop merokok dan alkohol, lakukan pola makan gizi seimbang dan periksa kadar kolesterol  minimum  setahun sekali. Hayoo, .. mulai hari ini kendalikan kolesterol Anda. Untuk itu , jagalah makanan jangan sampai salah agar  tubuh tidak bermasalah.


Tulisan ini telah dimuat 
di Harian Galamedia Bandung
Ramadhan 1432 H
oleh Toto Suhendro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *