2 Lambung

Lambungku Sayang, Lambungku Malang

Saat kita berpuasa, diantara berbagai organ dalam tubuh kita yang paling terasa menderita adalah lambung (maag). Hal ini bisa dimengerti karena selama seharian tidak ada pasokan makanan dan minuman. Untuk sebahagian orang yang lambungnya sehat dan sudah terbiasa puasa maka soal lambung tidak ada kendala. Lambung merupakan salah satu bagian dari saluran pencernaan.  Karena sering bermasalah  kelihatannya lambung merupakan organ yang lebih penting daripada sistim   pencernaan lainnya.

Sistim ini terdiri  atas sebuah saluran panjang  yang disebut saluran  alimentari atau saluran pencernaan Setelah dimakan atau ditelan, makanan memulai perjalanannya di tubuh manusia. Makan bisa menghabiskan waktu selama 24 jam untuk menempuh jarak 9 meter melalui berbagai pipa otot dan rongga. Diawali dari mulut, tempat dimana makanan dihancurkan  dan dihaluskan oleh gigi saat mengunyah.Hasil  bola kunyahan atau bolus, berlanjut ke bawah yaitu tenggorokan bagian atas (faring), lalu berjalan melalui kerongkongan (esophagus), lanjut ke lambung, usus halus, usus besar dan anus. Dalam usus halus, pencernaan kimia memecah makanan menjadi molekul yang cukup kecil agar dapat diserap ke dalam aliran darah. Makanan  yang tidak dapat dicerna, dipadatkan menjadi tinja  dalam usus besar dan dibuang melalui anus. Makanan beredar dalam sistim pencernaan dengan proses kontraksi otot  yang disebut peristalsis.

Lambung bersifat lentur sehingga akan menggelembung bila terisi makanan dan mengecil jika kosong. Ukuran lambung, rata-rata dapat menampung hingga 1,5 liter makanan. Bagian luar lambung tampak mengkilap dengan warna merah muda. Permukaan dalamnya bergelombang dan mengkilap juga. Meskipun telah dilumatkan dan dicampur aduk dengan air liur sewaktu masih didalam mulut, makanan akan diolah lebih lanjut di dalam lambung. Makanan ini akan diubah dari padat menjadi  semi cair seperti bubur encer dalam tempo 2 sampai dengan 4 jam. Lamanya makanan atau minuman tinggal didalam lambung tergantung pada jenisnya. Cairan akan bergerak melintas dalam lambung dalam waktu cepat sedangkan makanan padat akan tinggal lebih lama. Makanan yang dikunyah sampai benar-benar lumat akan melintasi lambung lebih cepat daripada yang kurang lumat.Rata-rata makanan akan  tinggal di lambung selama 4 jam.  Pada prinsipnya , lambung lebih berperan sebagai lumbung yang menyimpan makanan yang telah ditelan untuk sementara waktu saja.

Dalam keseharian, ternyata lambung seperasaan dengan”tuannya”. Perasaan gusar, takut dan marah akan benar-benar mengganggu kegiatan pencernaan.  Pada saat tuannya pucat pasi karena takut maka lambungpun ikut pucat warnanya. Hal ini disebabkan oleh jumlah darah yang mengalir kesana akan berkurang. Saat wajahnya merah karena marah, lambung juga menjadi merah karena membanjirnya darah yang mengalir kesana. Sewaktu tuannya lapar, kemudian mencium aroma sate ayam kesukaannya atau melihat makanan favoritnya, lambung akan bereaksi yang membuatnya tahu bahwa dia sudah lapar.

Ada berbagai  gangguan atau penyakit yang biasa menyerang lambung, diantaranya adalah :

  • Refluks gastrik

Isi lambung yang bersifat asam dapat mengalir balik ke esophagus (kerongkongan)  sehingga menimbulkan   rasa tidak  nyaman yang disebut nyeri uluhati.

  • Keracunan makanan

Mengkonsumsi makanan atau minuman terkontaminasi dapat menyebabkan diare, muntah dan nyeri perut.

  • Gastritris

Peradangan lapisan lambung yang menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri , mual  dan muntah.

  • Kanker lambung

Tumor ganas dalam lapisan lambung. Cenderung timbul akibat merokok, infeksi helicobacter pylori dan pola makan tinggi garam.

  • Ulkus peptik.

Daerah yang mengalami erosi dan peradangan baik dilapisan lambung atau bagian pertama usushalus (duodenum) yang menimbulkan rasa nyeri.

  • Hernia hiatus

Lemahnya celah diagfragma pada tempat lewatnya esophagus yang menimbulakn sebagian lambung menonjol kedalam rongga dada. Pada kasus yang jarang, hernia para esophagus menimbulkan nyeri berat dan membutuhkan tindakan bedah.

Adapun penyebab gangguan  lambung , diantaranya :

  • Stress yang berkepanjangan
  • Tekanan emosi yang berlebihan
  • Waktu makan tidak teratur
  • Makan berlebihan
  • Kebiasaan makan terburu-buru dan mengunyahnya tidak lembut
  • Terlalu banyak makan yang berasa asam dan pedas.
  • Adnya infeksi bakteri helicobacter pylori
  • Kebiasaan minum alkohol
  • Kebiasaan merokok
  • Minum obat-obat tertentu dengan dosis tinggi (aspirin, anti inflamasi non steroid)

Beberapa gejala yang ditengarai sebagai penyebab gangguan lambung adalah :

  • Mual, sering muntah, perut  nyeri dan pedih, sesak pada bagian atas perut.
  • Nafsu makan menurun drastis
  • Wajah pucat, keluar keringat dingin
  • Sering sendawa khususnya dalam keadaan lapar
  • Sulit tidur karena perutnya sakit
  • Pusing-pusing
  • Pendarahan saat buang air besar
  • Muntah darah

Bila  sudah mengetahui kondisi lambung,  tentunya ada berbagai cara untuk mengatasi agar lambung dan saluran pencernaan lainnya  tetap sehat sehingga puasa kita lancar hingga akhir.   Mau tahu ? Kita lanjutkan besok ya ?

Semoga Allah swt senantiasa memberikan kemudahan kepada kita   didalam menunaikan ibadah puasa sehingga membawa berkah, rahmat, manfaat, kesehatan dan kesejahteraan . Amin.

Disarikan dari berbagai sumber.

Toto Suhendro

Pendiri Istana Tanaman Obat TOGAPURI di Cilembu

Terapis holistic berbasisherbal

Petani tanaman obat

Mantan Ketua Asosiasi Pengobat Tradisional Ramuan Indonesia (ASPETRI) wilayah  Jawa Barat, 2005-2008.


Tulisan ini telah dimuat 
di Harian Galamedia Bandung
Ramadhan 1432 H
oleh Toto Suhendro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *