20 Kacang

Kacangku, Kacang Kedelai

Tidak ada makanan di Indonesia yang mengalahkan ketenaran dari tahu, tempe dan kecap . Hampir seluruh pelosok penduduk di Indonesia mengenal makanan itu. Saking banyaknya di konsumsi dan mudah    diperoleh serta murah, terkesan bahwa makanan tersebut merupakan makanan rakyat  kelas bawah. Tapi jangan salah, nutrisi  tahu, tempe dan kecap  sangat luarbiasa. Disaat ini, dimana banyak penyakit  timbul disebabkan oleh pola makan yang salah seperti kolesterol dan asam urat  maka  orang mulai bersikap untuk  hidup sehat secara alami melalui pola makan yang benar. Walhasil, tahu, tempe serta kecap dilirik sebagai pilihan menu harian.  Tentunya, kebutuhan kacang kedelai sebagai bahan baku dari berbagai makanan  tadi menjadi semakin meningkat. Dari berbagai sumber, konsumsi kedelai di Indonesia mencapai 2,2 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut sekitar  1,6 juta ton harus diimpor. Sebagai penggemar  tempe dan tahu  ternyata bahan bakunya  sebahagian besar harus impor.  Ironi  dan menyedihkan ya ?

Sejarah kedelai.

Kedelai , kadang-kadang ditambah kata “kacang” di depan namanya adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari  dunia Timur seperti kecap, tahu dan tempe. Berdasarkan peninggalan arkeologi,tanaman ini telah dibudidayakan sejak 3500 tahun yang lalu di Asia Timur. Kedelai putih diperkenalkan ke Nusantara oleh pendatang dari Cina sejak maraknya perdagangan dengan Tiongkok.Sementara kedelai hitam sudah dikenal lama oleh  penduduk setempat. Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Penghasil kedelai utama dunia adalah Amerika Serikat meskipun kedelai praktis baru dibudidayakan oleh masyarakat di luar  Asia setelah 1910.

Kandungan dan Manfaat.

 Dalam berat 100 gram kedelai mengandung  vitamin A: 110 IU (internasional unit)  vitamin B: thiamine : 1.07 miligram,niacin: 2.3 miligram, besi: 8.0 miligram ,fosfor: 586 miligram,kalium: 540 miligram,lemak: 18.1 gram,karbohidrat: 34.8 gram ,protein: 34.0 gram ,kalori: 331. Sedangkan vitamin C dan kalsium , sedang dalam penelitian.Manfaat bagi kesehatan juga cukup banyak karena kedelai merupakan salah satu makanan pembangun tubuh yang paling bernutrisi didunia. Sangat mudah dicerna sehingga  sangat baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Kedelai kaya akan linoleic dan linoleic acid (jenis lemak tidak jenuh). Mempunyai kadar lecithin  tinggi yang berguna untuk mengatasi kelelahan mental dan melawan terjadinya penimbunan kolesterol. Bahkan, kandungan ini telah diklaim efektif menurunkan kadar kolesterol darah melalui proses emulsi lemak sehingga  sangat berguna dalam melawan pengerasan arteri serta komplikasi akibat penyakit jantung, otak dan  ginjal.Lecithin juga merupakan makanan otak, tonik serta sumber energi. Juga  bagus untuk mengatasi diabetes,  mencegah  pembentukan batu ginjal, mencegah  gangguan syaraf.Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa  pasien diabetes mengalami kemajuan pesat setelah ditangani dengan lecithin. Oleh karenanya, kedelai merupakan makanan yang sangat baik bagi penderita diabetes. Lecithin cair berfungsi menyembuhkan luka serta bintik-bintik merah pada kulit. Fungsi lainnya,  meningkatkan kandungan gamma globulin dalam darah. Gamma globulin ini berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan infeksi berbagai penyakit.Disamping itu,  kedelai murni efektif digunakan untuk mengatasi masalah kulit karena mengandung lecithin alami. Wooow, banyak  ya, manfaatnya !. Bagaimana bila sore ini kita berbuka puasa dengan minuman segar dari susu kedelai ? Mudah kok..!Masak  susu kedelai dengan  daun pandan dan vanili hingga mendidih sambil diaduk-aduk. Tambahkan garam sedikit, gula dan jahe yang dimemarkan  sesuai selera. Setelah cukup matang, sajikan  panas-panas atau bubuhi  es.  Selamat menikmati, semoga  senantiasa sehat  lahir dan batin.


Tulisan ini telah dimuat 
di Harian Galamedia Bandung
Ramadhan 1432 H
oleh Toto Suhendro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *